Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) dipenuhi suasana khidmat pada Minggu malam 31 Mei, 2026 dalam penyelenggaraan Malam Purnama Tirakatan Pancasila. Kegiatan yang digelar menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut mengajak peserta untuk merenungkan kembali nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan budaya, spiritualitas, dan kebersamaan.
Acara ini terselenggara atas kolaborasi FIB UI dengan berbagai komunitas dan organisasi yang memiliki perhatian terhadap penguatan nilai kebangsaan dan kebudayaan. Ratusan peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, alumni, pegiat budaya, hingga masyarakat umum hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung di bawah cahaya bulan purnama.
Dekan FIB UI, Dr. Untung Yuwono,S.S., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kampus tidak hanya berfungsi sebagai ruang pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai tempat tumbuhnya kesadaran kemanusiaan dan kebangsaan. Menurutnya, refleksi menjadi bagian penting untuk memahami kembali peran individu dalam membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis dan berkeadaban.

Rangkaian acara diisi dengan diskusi reflektif, kontemplasi, meditasi, serta pembacaan nilai-nilai kebangsaan yang mengajak peserta meninjau kembali makna Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dalam berbagai sesi yang berlangsung, para pembicara menyoroti pentingnya menjaga semangat persatuan, gotong royong, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
Direktur Kebudayaan UI, Dr. Ngatawi Al Zastrouw, menekankan bahwa Pancasila tidak dapat dipisahkan dari realitas sosial masyarakat Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya lahir dari pengalaman sejarah dan kebudayaan bangsa sehingga perlu terus dihidupkan melalui praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana reflektif semakin terasa ketika peserta mengikuti sesi meditasi dan perenungan bersama yang dipandu oleh Urban Spiritual Indonesia. Dr. Turita Indah Setyani yang juga merupakan Dosen FIB UI memimpin sesi meditasi Melalui sesi tersebut, peserta diajak untuk membangun kesadaran diri sekaligus memperkuat hubungan dengan sesama melalui nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi inti dari Pancasila. Turut hadir Ketua ILUNI FIB UI Visna Vulovik.
Sejarawan yang juga merupakan Sekretaris Jenderal DPP Gerakan Pembumian Pancasila, Dr. Bondan Kanumoyoso turut mengingatkan bahwa Pancasila merupakan hasil perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam merumuskan dasar kehidupan bersama. Oleh karena itu, pemahaman terhadap Pancasila perlu terus diperbarui dan dikontekstualisasikan agar tetap relevan menghadapi berbagai tantangan sosial pada masa kini.

Kegiatan ini juga menjadi momentum pertemuan berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap isu kebangsaan dan kebudayaan. Melalui suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, peserta memperoleh ruang untuk berdialog, berbagi pandangan, serta memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai persatuan.
Melalui penyelenggaraan Malam Purnama Tirakatan Pancasila, FIB UI kembali menunjukkan perannya sebagai ruang akademik sekaligus ruang budaya yang mendorong lahirnya refleksi kritis terhadap kehidupan berbangsa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata di tengah masyarakat. (LS)
Sumber:
Tempo, Malam Purnama Tirakatan Pancasila.
Kosmopolitan.net, Malam Refleksi Kelahiran Pancasila di Bawah Sinar Bulan Purnama.
Dunia Santri, Malam Tirakatan Pancasila di FIB UI.
Budayantara TV, Malam Purnama Tirakatan Pancasila di UI: Kontemplasi Kebangsaan di Bawah Cahaya Blue Moon Langka.
Dokumentasi: Dok. pribadi Indiah Marsaban, Teropongnews.com Depok, Kosmopolitan.net, dan Gebrak.id




