VISI
Kesatuan pandangan tentang manusia dan persoalan hidupnya adalah wilayah penelitian filsafat sejak awal sejarahnya. Pertemuan filsafat dengan masalah- masalah kontemporer di bidang ilmu dan kemanusiaan di masa kini, meyakinkan kembali pentingnya suatu pandangan komprehensif tentang manusia, alam, dan kebudayaan. Sudut pandang inilah yang merupakan visi utama program pendidikan filsafat.
MISI
Menghasilkan cendekiawan, peneliti, dan pemikir yang mampu menangkap secara komprehensif persoalan ilmu dan masyarakat, nilai dan etika, serta konstruksi masyarakat kontemporer, di dalam upaya memajukan kemanusiaan dan mendatangkan pencerahan pemikiran. Dalam konteks ini, misi program pendidikan filsafat selalu ada dalam kesatuan: komprehensif (dalam metodologi), kejernihan(dalam analisis), dan kepekaan (dalam sikap etis).
TUJUAN
Akademisi filsafat atau filsuf yang mampu mengevaluasi pengetahuan Filsafat dengan cara mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset melalui pendekatan interdisipliner, multidisipliner, dan transdisipliner untuk menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji dalam memecahkan masalah bidang Filsafat sehingga bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia serta mendapat pengakuan nasional dan internasional
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Jalur Kuliah
- Mampu membangun kerangka teori yang bersifat inter, multi atau transdisiplin dan mengembangkan metodologi penelitian yang sesuai dengan permasalahan dan kerangka teori terkait untuk memecahkan masalah keilmuan secara inovatif dan filosofis.
- Mampu mengabstraksikan teori dan metode filsafat.
- Mampu mengembangkan riset di bidang filsafat dan budaya melalui pendekatan interdisipliner, multidisipliner, dan transdisipliner untuk menghasilkan karya kreatif, original, mutakhir, dan teruji.
Jalur Riset
- Mampu merancang ilmu pengetahuan budaya yang orisinal, kreatif, dan berperspektif kritis yang dilandasi kepekaan terhadap masalah-masalah sosial budaya dengan pendekatan interdisipliner, multidisipliner, dan transdisipliner.
- Mampu menciptakan terobosan yang orisinal dan kreatif dalam riset ilmu pengetahuan budaya baik dari segi metode maupun topik riset melalui analisis fenomena ilmu pengetahuan budaya berperspektif kritis dengan menerapkan metodologi penelitian yang sesuai sebagai tanggapan atas berbagai masalah sosial budaya dengan pendekatan interdisipliner, multidisipliner, dan transdisipliner dengan sikap jujur, berintegritas, mampu bekerja mandiri dan mengatasi tekanan, mampu bekerja sama, dan mampu membangun jejaring ilmiah berskala nasional maupun internasional.