Jawab Kebutuhan Intervensi Disleksia, Dr. Harwintha Y. Anjarningsih Menerbitkan Buku “Pendekatan TAL-ID”

Kebutuhan akan intervensi membaca berbasis bukti ilmiah (evidence-based) yang secara spesifik dirancang untuk karakteristik bahasa Indonesia kini resmi terjawab. Pakar psikolinguistik dan pengajaran bahasa sekaligus Dosen Program Studi Inggris, Departemen Linguistik Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Dr. Harwintha Y. Anjarningsih, merilis buku referensi akademik terbarunya berjudul “Mendesain Intervensi Disleksia yang Sukses: Pendekatan TAL-ID”. Karya ini memperkenalkan kerangka terstruktur pendekatan TAL-ID (Harwintha’s Adaptive Linguistically-Based Indonesian Reading), sebuah metodologi asesmen dan remediasi membaca yang dikembangkan khusus untuk memetakan kesulitan fonologis serta pemrosesan suku kata dalam ortografi bahasa Indonesia pada anak usia sekolah dasar dan seterusnya.

Pendekatan TAL-ID hadir untuk menjawab tantangan penanganan disleksia di Indonesia yang selama ini kerap bergantung pada modul adaptasi bahasa asing. Melalui karya ini, Dr. Harwintha mengulas secara mendalam struktur fonotaktik lokal, kompleksitas suku kata terbuka dan tertutup (CV, CVC, hingga klaster konsonan), serta keselarasan grafem-fonem dalam bahasa Indonesia. Selain itu, buku ini menjembatani penelitian pemrosesan bahasa di otak dengan langkah-langkah konkret penanganan kesulitan membaca, sekaligus memandu guru, terapis wicara, dan psikolog pendidikan dalam merancang modul membaca berjenjang yang terukur sesuai profil kebutuhan anak.

Dr. Harwintha Y. Anjarningsih menegaskan bahwa anak-anak dengan kesulitan membaca atau disleksia membutuhkan instruksi eksplisit yang selaras dengan cara otak memproses unit-unit bahasa. Pendekatan TAL-ID hadir untuk memberikan panduan berbasis bukti bagi para pendidik dan orang tua di Indonesia agar intervensi yang diberikan tepat sasaran dan berkesinambungan.

Kehadiran buku ini turut mendapatkan apresiasi tinggi dari Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Dr. Umi Kulsum, M.Hum. Beliau menyampaikan bahwa karya ini menjadi bacaan yang sangat bermakna bagi siapa pun yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan, khususnya perkembangan anak dengan disleksia. Menurutnya, pendekatan ini memberikan perspektif yang relevan dalam merancang pendampingan yang tepat, terarah, dan berpusat pada kebutuhan individu.

Lebih lanjut, Dr. Umi Kulsum berharap karya inspiratif ini tidak hanya memperkaya wawasan para pendidik, orang tua, dan praktisi, tetapi juga menjadi sumber inspirasi untuk terus menghadirkan pendampingan yang penuh empati, kesabaran, dan harapan. Melalui penerbitan buku ini, diharapkan pendekatan TAL-ID semakin dikenal luas dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan literasi serta inklusivitas pendidikan di tanah air. (SM)

Related Posts