FIB UI Selenggarakan Rangkaian HerTech: Berdaya dan Cakap AI untuk Perkuat Literasi Informasi Mahasiswa

Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) bekerja sama dengan ICT Watch dan Federasi Bisnis Profesional Wanita Indonesia menyelenggarakan rangkaian kegiatan HerTech: Berdaya dan Cakap AI bagi mahasiswa FIB UI. Pelatihan yang dilaksanakan pada Selasa (1/9) secara daring dan luring ini dirancang sebagai bentuk komitmen nyata FIB UI dalam memperluas akses mahasiswa terhadap literasi informasi yang relevan dengan perkembangan teknologi masa kini. Melalui kolaborasi strategis ini, para peserta mendapatkan kesempatan berharga untuk memperkuat literasi digital serta meningkatkan kecakapan dalam memanfaatkan, mengevaluasi, dan mengaplikasikan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) secara cerdas, kritis, aman, etis, dan bertanggung jawab.

Rangkaian kegiatan HerTech diawali dengan pelatihan daring yang menghadirkan Dr. Putu Pramania Adnyana, S.Hum., M.A., Manajer Pendidikan FIB UI yang membuka acara dengan memberikan kata sambutan mewakili pihak FIB UI. Telah hadir juga narasumber serta perwakilan dari mitra penyelenggara, di antaranya Indriyatno Banyumurti (Direktur Eksekutif ICT Watch sekaligus trainer), Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd. (Presiden Federasi Bisnis Profesional Wanita Indonesia), Fiyatri Widuri dan Puteri Modiyanti (Federasi Bisnis Profesional Wanita Indonesia), serta Aulia Bunga Justicia (Program Leader HerTech sekaligus pembawa acara).

Dalam sesi ini, para mahasiswa membekali diri melalui materi interaktif dan praktik langsung mengenai Empat Pilar Literasi Digital dan Dasar-Dasar Kecerdasan Artifisial, serta penerapan AI yang Etis, Inklusif, dan Aman, sehingga pemahaman konseptual yang diperoleh dapat diimplementasikan secara langsung dalam kegiatan akademik maupun kehidupan sehari-hari. Pelatihan daring ini menegaskan pentingnya kecakapan AI bagi mahasiswa di tengah pesatnya perkembangan teknologi. AI kini hadir bukan hanya sekadar sarana penunjang untuk belajar, mencari informasi, mengembangkan ide, dan membantu penyelesaian tugas, melainkan juga menuntut kemampuan berpikir kritis.

Rangkaian HerTech kemudian berlanjut pada pelatihan luring yang diselenggarakan di Auditorium Soe Hok Gie, Gedung Sapardi Djoko Damono, FIB UI. Sesi luring ini memberikan ruang interaktif yang dinamis bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman dari pelatihan sebelumnya melalui diskusi aktif, eksplorasi langsung, dan berbagi pengalaman. Khusus bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, kegiatan ini turut membuka wawasan dalam memandang perkembangan AI secara komprehensif, tidak hanya dari aspek teknis, melainkan juga dari perspektif kemanusiaan, budaya, sosial, dan etika. Melalui pembekalan ini, mahasiswa FIB UI diharapkan mampu memadukan kecakapan teknologi dengan daya kritis yang tinggi, sehingga pemanfaatan AI dapat senantiasa membawa dampak positif dan dilaksanakan secara bertanggung jawab.

Penguatan kecakapan AI melalui rangkaian HerTech berfokus pada pengembangan literasi informasi, yang menjadi fondasi vital bagi mahasiswa di era kelimpahan data. Di tengah kemudahan akses dan pembuatan informasi berbasis kecerdasan artifisial, kegiatan ini membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk mencari, memahami, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi secara kritis. Pembekalan ini sangat relevan dalam lingkup pendidikan tinggi guna memastikan mahasiswa senantiasa memperhitungkan akurasi, kredibilitas, potensi bias, privasi, hak cipta, dan etika akademik saat memanfaatkan teknologi AI dalam pembelajaran.

Melalui sinergi positif antara FIB UI, ICT Watch, dan Federasi Bisnis Profesional Wanita Indonesia, HerTech menjadi wujud komitmen berkelanjutan FIB UI dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga berdaya dan kritis dalam mengelola informasi. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan bekal berharga bagi mahasiswa dalam melangkah ke dunia profesional, sekaligus menegaskan peran FIB UI dalam memperluas program literasi informasi yang adaptif terhadap era digital dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etis, kritis, dan humanis. (AL)

 

Related Posts