FIB UI Gelar Pelatihan Pemasaran Digital Tenun Baduy melalui Media Sosial, Konten Multimedia, dan Infografis dengan Dukungan AI

Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Pemasaran Digital Tenun Baduy melalui Media Sosial, Konten Multimedia, dan Infografis dengan Dukungan AI” pada 11 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Internasional antara Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, serta Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia yang berjudul Penguatan Informasi dan Pemasaran Produk Kain Tenun Tradisional Baduy Berbasis Humaniora Digital yang diketuai Prof. Dr. Cecep Permana, S.S., M.Si. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat Baduy dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk tenun tanpa menghilangkan nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Baduy.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber yang memiliki keahlian di bidang pemasaran digital, multimedia, dan strategi bisnis, yaitu Muhamad Prabu Wibowo, S.Hum., M.S., Ph.D. dari Departemen Ilmu Perpustakaan dan Informasi FIB UI serta Hapsari Setyowardhani, S.E., M.M. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Dalam sesi pertama, Muhamad Prabu Wibowo menyampaikan materi mengenai pentingnya transformasi digital dalam memasarkan produk budaya melalui media sosial. Menurutnya, pola pencarian produk telah berubah secara signifikan. Jika sebelumnya konsumen mengenal produk melalui pasar atau pameran, kini sebagian besar calon pembeli memulai pencarian melalui Google, Instagram, TikTok, Facebook, maupun YouTube.

Beliau menjelaskan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga sebagai etalase digital yang memperkenalkan identitas budaya Baduy kepada masyarakat yang lebih luas. Ketika media sosial dipadukan dengan website, keduanya dapat meningkatkan Search Engine Optimization (SEO) sehingga produk dan informasi mengenai tenun Baduy lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli melalui mesin pencari.

Selain strategi media sosial, peserta juga memperoleh pelatihan mengenai penyusunan konten multimedia yang menarik. Materi mencakup teknik membuat foto produk yang baik, penyusunan infografis, pembuatan video pendek, hingga penyusunan storyboard sebagai dasar produksi konten promosi. Peserta diajak memahami bahwa pemasaran digital tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun cerita mengenai filosofi, proses pembuatan, serta nilai budaya yang terkandung di balik setiap helai kain tenun Badu

Related Posts