Departemen Ilmu Perpustakaan dan Informasi (DIPI) Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Open Data in Action: Visualizing Indonesia’s Digital Divide Through Open Government Data Principles” pada Selasa, 19 Mei 2026, pukul 16.00–18.00 WIB melalui Zoom Meeting. Acara ini menghadirkan Hanim Maria Astuti, S.Kom., M.Sc., Ph.D., Dosen Departemen Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sekaligus Staf Ahli Majelis Wali Amanat (MWA) ITS, sebagai pembicara utama.
Kuliah tamu ini membahas tantangan kesenjangan digital di Indonesia, yang masih menjadi isu signifikan pembangunan nasional. Kesenjangan ini terlihat dari disparitas akses internet dan infrastruktur antara wilayah perkotaan dan pedesaan, termasuk perbedaan antarprovinsi. Melalui penerapan prinsip Open Government Data (OGD), informasi terkait kesenjangan digital dapat divisualisasikan secara lebih jelas, sehingga mendukung evaluasi kebijakan dan pengambilan keputusan berbasis data.
Dalam sesi kuliah, Hanim Maria Astuti menjelaskan pemanfaatan data terbuka dari berbagai sumber resmi, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS), Satu Data Indonesia, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), untuk memvisualisasikan distribusi akses internet di seluruh Indonesia. Selain itu, pembicara juga menyoroti tantangan yang dihadapi dalam ekosistem data terbuka di Indonesia, seperti keterbatasan kualitas data, masalah interoperabilitas, dan kebutuhan peningkatan literasi data.
Acara ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan praktisi yang tertarik dengan pengembangan data terbuka dan digitalisasi informasi publik. Kuliah tamu ini tidak hanya memberikan wawasan praktis mengenai visualisasi data terbuka, tetapi juga mendorong peserta untuk mengadopsi pendekatan berbasis data dalam menganalisis isu-isu sosial dan pembangunan.(LS)




