FIB UI Perkuat Kerja Sama dengan MPR RI dalam Penyusunan Buku Sejarah

Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) memperkuat komitmennya dalam pengembangan literasi sejarah nasional melalui kerja sama dengan Sekretariat Jenderal MPR RI. Hal ini disampaikan dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama di Gedung MPR RI pada Senin, 13 April 2026.

Acara dihadiri oleh Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah, Deputi Bidang Administrasi Heri Herawan, Kepala Biro Pengkajian Konstitusi Dyastasita WB, serta Rosy Romadiana Pasaribu, bersama jajaran pejabat dan Tim Penyusun Buku Sejarah MPR RI.

Dalam sambutannya, Dekan FIB UI Dr. Untung Yuwono, S.S. menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada FIB UI dalam pengkajian dan penyusunan buku sejarah MPR RI. Dekan menegaskan bahwa sejarah merupakan fondasi kesadaran kolektif bangsa dan penting untuk memahami perjalanan demokrasi Indonesia dari masa kemerdekaan hingga reformasi.

Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI juga menekankan pentingnya penyusunan sejarah MPR secara ilmiah dan sistematis, serta penguatan narasi tokoh sebagai bagian dari dinamika kelembagaan. Buku sejarah ini direncanakan untuk dipublikasikan pada Hari Konstitusi pada Bulan Agustus.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran FIB UI, antara lain Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Rouli Esther, Ph.D., Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum Lily Tjahjandari, Ph.D., Manajer Kerja Sama dan Ventura Dr. Junaidi, Koordinator Humas dan Protokol Chysanti Arumsari, M,A., Sekretaris Dekan Elsa S. Prathama, Ketua Departemen Ilmu Sejarah Dr. Didik Pradjoko, Ketua Program Studi Sarjana Ilmu Sejarah Dr. Raisye Soleh Haghia, Ketua Program Studi Pascasarjana Ilmu Sejarah sekaligus Ketua Tim Penyusunan Naskah, Dr. Abdurakhman, serta tim periset.

Sebagai penutup, FIB UI berharap kerjasama ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata, tidak hanya dalam penyusunan buku sejarah MPR RI, tetapi juga dalam memperkuat kesadaran sejarah dan nilai kebangsaan di tengah masyarakat. (LS)

Related Posts