id
id

FIB UI Bersama VOGO Group Korea Kunjungi Korea Selatan

Mewakili Pimpinan Universitas Indonesia, Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Dr. Bondan Kanumoyoso, S.S., M.Hum., memimpin delegasi Universitas Indonesia melaksanakan kunjungan kerja ke Korea Selatan pada 21—26 Mei 2024 yang baru lalu. Atas undangan dan dukungan dari VOGO Group Korea, yang dipimpin Chairman Mr. Kwon Jung Sang, delegasi dari Universitas Indonesia, yang terdiri atas Dekan FIB UI; Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat FIB UI, Dr. Untung Yuwono, S.S; dan Manajer Kerja Sama, Ventura, dan Alumni Fakultas Teknik UI (FT UI), Dr. -Ing. Ir. Dalhar Susanto, mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul serta beberapa universitas dan industri yang berlokasi di Kota Incheon, Cheonan City, dan Gangwon-do. Selain mengundang Universitas Indonesia, VOGO Group Korea juga mengundang pimpinan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, yang diwakili oleh Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Budaya Ditjen Kebudayaan, Dr. Restu Gunawan, M.Hum.; Ketua Tim Kerja Sama dan Humas Ditjen Dikti, Yayat Hendayana, S.S., M.Si.; Kepala Bagian Umum dan Kerja Sama Ditjen Kebudayaan, Wawan Yogaswara, S.S., M.Hum.; dan Koordinator Matching Fund, Satria Candra Wibawa Sakti. Selain itu, terdapat satu universitas lain yang turut serta, yaitu Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang diwakili Rektor Ma’mun Murod Al-Barbasy beserta beberapa pimpinan.

Kunjungan diawali dengan diskusi rencana kerja sama di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul pada 26 Mei 2024. Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI, Amalia Fitriah, Ph.D, menerima rombongan di KBRI Seoul. Pada kesempatan itu, Dekan FIB UI menyampaikan akan mendukung KBRI di Seoul, khususnya dalam turut serta meningkatkan jumlah pemelajar bahasa Indonesia yang berasal dari Korea Selatan dan sebaliknya.

Hari kedua kunjungan diisi dengan presentasi dan diskusi rencana kerja sama di Kyung-In Women’s University di Incheon. Delegasi Universitas Indonesia, baik dari FIB UI maupun FT UI, menawarkan penerimaan mahasiswa dari universitas tersebut, khususnya melalui program pertukaran dan perolehan kredit. Kunjungan diakhiri dengan serah terima naskah MoU yang akan ditandatangani oleh Rektor Universitas Indonesia, Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D. Setelah kunjungan, rombongan berkesempatan menghadiri pembukaan Cheonan K-Culture Expo 2024 yang merupakan ajang ekspose secara besar-besaran kebudayaan kontemporer Korea yang mendunia, seperti K-pop, K-drama, K-film, dan K-kuliner.

Hari ketiga diisi dengan diskusi dan penyerahan naskah MoU di dua universitas yang berlokasi di Cheonan City, yaitu Baek Seok University dan Nazarene University. Baek Seok University merupakan salah satu universitas swasta terbesar di Korea Selatan yang bekerja sama dengan universitas-universitas terkemuka di dunia sehingga memiliki potensi tinggi pertukaran mahasiswa dan dosen. Sementara itu, Nazarene University merupakan universitas yang memiliki kekhasan mengembangkan pendidikan bagi difabel. Pada kesempatan diskusi di Nazarene University delegasi FIB UI mengusulkan rencana kerja sama Nazarene University dengan FIB UI dengan dukungan Laboratorium Riset Bahasa Isyarat yang dikembangkan FIB UI, misalnya melalui program pertukaran mahasiswa Tuli secara daring atau luring untuk saling mempelajari bahasa isyarat asing. Kunjungan di kedua universitas itu diakhiri dengan penyerahan naskah MoU kedua pihak untuk ditandatangani oleh Rektor kedua pihak. Rombongan juga sempat mengunjungi Smart Farm yang mengembangkan beberapa jenis buah, seperti timun, melon, dan stroberi dengan menggunakan basis data AI.

Kemajuan pendidikan di Korea Selatan, khususnya di Provinsi Chungcheongnam (Chungcheong Selatan), sebagai provinsi yang termasuk provinsi termaju di Korea Selatan, terlihat saat rombongan delegasi Indonesia berkunjung ke instansi pemerintahan dan industri pad ahari keempat. Dinas Pendidikan Provinsi Chungcheongnam (Chungcheong Selatan). Rombongan diterima oleh Gubernur Chungcheongnam, Kim Ji Chol, beserta para pimpinan Dinas Pendidikan Provinsi. Pada kesempatan itu Gubernur menjelaskan bagaimana Provinsi Chungcheongnam mengembangkan pendidikan vokasi mulai dari pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Pemahaman tentang pentingnya minat, potensi, dan karier diberikan sejak usia dengan dengan pembangunan fasilitas pembelajaran karier usia dini (SD dan SMP) di dalam sebuah gedung di kompleks Dinas Pendidikan. Aneka aktivitas bertahap yang memancing pengetahuan dan unjuk minat dan bakat diri siswa diperkenalkan, mulai dari konservasi lingkungan, olahraga, seni-budaya, AI, hingga forensik.

Kunjungan dilanjutkan ke SCS (Standard Cooling Systems), sebuah perusahaan pengembang sistem pendingin. Perusahaan ini merupakan perusahaan inventor yang menemukan sistem pendingin dengan algoritma AI sehingga pengaturan pendinginan dilakukan secara otomatis dengan menggunakan sensor data berbasis AI. Saat ini, menurut Pimpinan SCS, produk sistem pendingin yang dikembangkan SCS telah digunakan oleh perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat. Selain SCS, salah satu perusahaan pengembang komputer dan software terbesar di Korea, Hancom, juga berkesempatan menemui delegasi untuk membicarakan peluang kontribusi Hancom bagi pendidikan tinggi.

Dari Cheonan City, pada hari kelima atau hari terakhir kunjungan utama, rombongan bergerak dengan bus ke Saekyung University, di Yeonwol, Provinsi Gangwon-do, sekitar dua jam perjalanan. Kunjungan ke universitas tersebut diisi dengan diskusi kerja sama dan penyerahan naskah MoU. Rektor Saekyung University berharap Universitas Indonesia dapat memfasilitasi pertukaran mahasiswa Saekyung University di Universitas Indonesia dan sebaliknya, menyusul kegiatan serupa yang telah dilaksanakan oleh Unesa, Surabaya. Dekan FIB UI menyampaikan bahwa Universitas Indonesia, melalui FIB UI, dapat mengupayakan pembelajaran bahasa dan kebudayaan Indonesia ataupun pembelajaran lain berbasis kebutuhan mahasiswa Saekyung University melalui program UI Creates.

Menutup kunjungan ke berbagai institusi Korea ini, Dr. Bondan Kanumoyoso, Dekan FIB UI menyampaikan, “Kami sangat berterima kasih kepada VOGO Group Korea yang menjembatani hubungan yang lebih luas khususnya antara UI dan berbagai institusi di Korea. Bagi FIB UI dan UI, kehadiran FIB UI ke Korea Selatan atas undangan VOGO Group Korea ini memberikan penguatan pentingnya memperluas kerja sama tidak hanya antara universitas dan universitas, tetapi juga antara universitas dan industri di Korea Selatan. UI, yang saat ini sedang membangun connectivity hub center atau C-Hub Center yang berlokasi di FIB UI, atas dukungan pemerintah Korea melalui KOICA siap mengintegrasikan hasil-hasil kunjungan ini dengan program-program di C-Hub Center.”

 

Related Posts