id
id

Resiliensi Budaya dalam Krisis Global menjadi Tema Dies Natalis ke-81 FIB UI

Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) merayakan Dies Natalis yang ke-81 pada Jumat, 4 Desember 2020. Perayaan puncak Dies Natalis FIB UI ini diselenggarakan secara daring via Zoom dan disiarkan secara langsung melalui YouTube Humas FIB UI. Rangkaian acara pendukung yang berlangsung di periode bulan Dies Natalis FIB UI telah berlangsung sejak 10 November 2020 sampai dengan 10 Desember 2020.

Dies Natalis ke-81 FIB UI tahun 2020 yang dilaksanakan di penghujung tahun ini mengambil tema “ Resiliensi Budaya dalam Krisis Global”. Sejak Maret 2020, kita semua ‘dipaksa‘ meninggalkan rutinitas keseharian dan menerapkan “kenormalan baru“ yang sulit bagi kita semua. Kampus kehilangan fungsinya sebagai wadah sosialisasi dan interaksi. Untuk itu, FIB UI memiliki tugas penting dalam mengartikulasikan kembali peran budaya untuk meningkatkan ketangguhan dalam menghadapi krisis yang sepertinya tidak akan selesai dalam waktu dekat.

Tema “ Resiliensi Budaya dalam Krisis Global” terpilih atas dasar kepercayaan bahwa sivitas akademika FIB UI di dalam kegiatan tridarma sudah dan akan terus berinovasi dan berkreasi menghasilkan produk yang memberikan landasan pembentukan resiliensi dalam dimensi budaya. Hal ini sangat penting mengingat dimensi budaya belum secara menyeluruh dijadikan prioritas dalam penanggulangan krisis akibat COVID-19.

Rektor Universitas Indonesia, Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D., dalam pidatonya menyampaikan bahwa tema ini sangat relevan karena COVID-19 bukan hanya menyebabkan kematian, tetapi juga berhentinya laju ekonomi dan juga kerentanan sosial budaya. Dimensi sosial budaya yang umumnya diabaikan ketika membicarakan pandemi diangkat dan disuarakan oleh FIB UI. Tema ini juga telah membuka celah multi, lintas dan transdisiplin dalam memecahkan masalah krisis global yang bersifat kompleks dan multidimensi.

Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Dr. Adrianus Laurens Gerung Waworuntu, S.S., M.A., dalam kesempatan ini menyampaikan komitmen FIB UI untuk melakukan berbagai peningkatan antara lain reputasi akademik internasional, daya saing lulusan, akreditasi terbaik, jaringan kelembagaan, pengelolaan good governance, dan sarana dan prasarana yang berkualitas. Dengan demikian, FIB UI dapat terus berkontribusi dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan, seni, teknologi,dan kebudayaan serta  mengupayakan penerapannya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat  dan pembangunan bangsa.

Di tahun 2020, Universitas Indonesia dalam rumpun ilmu Arts and Humanities mendapatkan ranking ke-286 dalam QS World University Rankings. Dalam bidang Modern Languages, Universitas Indonesia masuk dalam ranking 100 sampai 150 yang merupakan peningkatan dari ranking di tahun 2019. Selain itu, di tahun 2020 FIB UI juga memperoleh berbagai capaian melalui kegiatan akademik, kemahasiswaan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kerjasama dan sumber daya manusia. Saat ini FIB UI memiliki 3888 mahasiswa yang terdiri dari 3423 mahasiswa sarjana dan 465 mahasiswa pascasarjana.  Capaian kinerja sejauh ini mengilustrasikan bagaimana tridarma di bidang humaniora telah melakukan intervensi dan inovasi sebagai bentuk resiliensi budaya dalam krisis global.

Di sepanjang bulan Dies Natalis tahun ini, berbagai kegiatan kuliah umum dengan pembicara nasional dan internasional telah diselenggarakan departemen dan program studi di FIB UI. Selain itu, di bulan Desember, FIB UI juga menyelenggarakan Research and Community Engagement Exhibition yang merupakan awal rencana penyusunan katalog virtual kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat FIB UI. Para peneliti dan pengabdi memaparkan riset dan pengmas yang dilakukan dalam video pendek dan dipublikasikan di YouTube Humas FIB UI.

Pada perayaan puncak Dies Natalis FIB UI ke-81, FIB UI mengundang Ernest Prakasa dan Manneke Budiman Ph.D., untuk berbincang dengan tema “Anak Muda, Budaya, dan Kreativitas dalam Krisis”. Sesi ini memaparkan strategi beradaptasi dalam perubahan dan relevansi studi budaya. Ernest dan Manneke mengupas secara lugas tantangan yang dihadapi oleh generasi muda dan para pelaku dunia Pendidikan di Indonesia

Selain itu, FIB UI juga memutarkan kompilasi ucapan selamat dari pimpinan di Universitas Indonesia, mitra kolaborasi, publik figur, dan lembaga tinggi di Indonesia. Acara puncak Dies Natalis ke-81 ditutup dengan konser musik virtual persembahan para mahasiswa dan alumni FIB UI yang membawakan kembali lagu-lagu kenamaan karya Chrisye.

Related Posts