id
id

Promosi Doktor Linguistik Sdr. Dewi Puspita

Program Studi Pascasarjana Linguistik Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Senin (27/07/2020) meluluskan seorang Doktor yaitu Dewi Puspita dengan disertasi berjudul Etimologi Kosakata Melayu Nusantara Ranah Kekerabatan: Kajian Semantik Historis”. Sidang dilaksanakan secara daring dipimpin oleh Dr, Adrianus Laurens Gerung Waworuntu, S.S., M.A., dihadiri oleh Prof. Dr. Hermina Sutami (Promotor), Dr. Frans Asisi Datang. (Kopromotor), Totok Suhardiyanto, Ph.D. (Ketua penguji), Dr. Yohannes Tri Mastoyo. (Anggota penguji), Dr. Dewaki Kramadibrata (Anggota penguji), dan Dr. Untung Yuwono (Anggota penguji), dan Dr. Sonya Puspasari Suganda (Anggota penguji).

Penelitian etimologi yang menjadi disertasi Sdr. Dewi Puspita ini dilatarbelakangi oleh tidak adanya kamus etimologi bahasa Indonesia dengan entri kosakata asal bahasa ini, yaitu bahasa Melayu Nusantara. Kamus etimologi bahasa Indonesia yang ada hingga saat ini lemanya merupakan kosakata serapan asing dan hanya berupa daftar asal usul kata. Sesungguhnya, etimologi juga berurusan dengan perubahan bentuk dan makna. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan informasi mengenai perubahan makna yang terjadi dalam kosakata Melayu ranah kekerabatan, memperkirakan waktu terjadinya perubahan makna kosakata tersebut, memberi penjelasan tentang faktor sosial, budaya, dan kognisi yang melatarbelakangi perubahan makna kosakata tersebut, dan merumuskan pola atau keteraturan dalam perubahan makna kosakata Melayu. Ranah kekerabatan dipilih karena kosakata Melayu Nusantara dalam ranah ini masih lebih banyak daripada kosakata serapan. Kosakata dari ranah ini diseleksi berdasarkan metode populasi dan sampel. Lima kosakata yang terpilih adalah bini, laki, ibu, bapak, dan nenek. Kelima kata itu dianalisis berdasarkan fungsinya sebagai nama acuan atau terms of reference dan sebagai sapaan atau terms of address. Tiga metode analisis digunakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis perubahan makna yang terjadi pada kosakata Melayu Nusantara ranah kekerabatan adalah peyorasi, metafora, perluasan makna, dan penyempitan makna. Sebagian besar perubahan makna itu terjadi pada abad ke-19 dan abad ke-20, yaitu pada masa bahasa Melayu Baru. Dari proses perubahan makna yang dialami oleh kelima sampel diperoleh tiga pola. Pola ini berbeda dengan pola perubahan makna yang sudah ada sebelumnya.

Sdr Dewi Puspita dinyatakan lulus dengan yudisium kelulusan Cum Laude serta menjadi doktor ke-352 di FIB UI dan doktor ke-5 Program Studi Linguistik FIB UI yang lulus pada tahun 2020.

Related Posts