Promosi Doktor Ilmu Susastra Sdr. Mochamad Irfan Hidayatullah

Departemen Ilmu Susastra Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Senin (13/01/2020) meluluskan seorang Doktor yaitu Mochamad Irfan Hidayatullah dengan disertasi berjudul “Posislamisme Sebagai Strategi Dialog dalam Novel Populer Indonesia Pascarefromasi”. Sidang terbuka dilaksanakan di Auditorium Gedung IV, dipimpin oleh Dr. Adrianus Laurens Gerung Waworuntu, S.S., M.A. , dan dihadiri oleh Muhammad Luthfi Zuhdi, Ph.D. (Promotor), Tommy Christomy, Ph.D. (Kopromotor), Dr. Dhita Hapsarani (Ketua tim penguji), Mina Elfira, Ph.D. (Anggota penguji), Dr. Maman Lesmana (Anggota penguji), Bastian Zulyeno, Ph.D. (Anggota penguji), dan Dr. Safrina Noorman (Anggota penguji).

« of 6 »

Disertasi ini membahas kehadiran Post-Islamisme sebagai strategi dialog dalam novel populer Indonesia pascareformasi. Melalui teori dan pendekatan Dialogisme Mikhail Bakhtin dan berlandaskan gagasan Post-Islamisme Asef Bayat, penelitian ini berfokus pada pembuktian adanya strategi dialogis dakwah Islam melalui novel populer dalam ruang publik demokrasi. Objek penelitian yang dipilih adalah tiga novel populer yang terbit setelah reformasi, yaitu “Ayat-Ayat Cinta” karya Habiburrahman el Shirazy, “Jilbab Travelers: Love Spark in Korea” karya Asma Nadia, dan “99 Cahaya di Langit Eropa” karya Hanum Salsabiela Rais- Rangga Almahendra. Penelitian menunjukkan bahwa dalam ketiga novel tersebut terdapat narasi-narasi dialogis sebagai upaya perwujudan ideologi Post-Islamisme. Hal tersebut membuktikan bahwa keterbukaan identitas bagi masyarakat Islam terjadi pada masa pascareformasi.

Sdr. Mochamad Irfan Hidayatullah mendapat nilai yang sangat memuaskan serta menjadi doktor ke-346 di FIB UI dan doktor ke-1 Program Studi Ilmu Susastra FIB UI yang lulus pada tahun 2020.

Related Posts