Program Studi Pascasarjana Ilmu Filsafat FIB UI Menyelenggarakan Kuliah Umum “Imagining Indonesia: How Indonesia Got Its Name in the Age of Awakening 1830-1945″ bersama Prof. Peter Carey

Prof. Peter Carey menyampaikan pentingnya bagi setiap orang Indonesia untuk menjawab tiga pertanyaan terkait dengan identitas, yaitu Siapa kita? Dari mana kita? dan Hendak ke mana kita? dalam kuliah umum yang bertema “Imagining Indonesia: How Indonesia Got Its Name in the Age of Awakening 1830-1945 yang diselenggarakan oleh Program Studi Pascasarjana Ilmu Filsafat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) di Auditorium Gedung X FIB UI pada Jumat, 2 November 2018. Ketiga pertanyaan tersebut penting dikarenakan terkait dengan cara kita mengorientasikan diri di tengah kehidupan kontemporer yang semakin menuntut untuk timbulnya kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam menghadapi persoalan-persoalan bersama baik yang terjadi dalam konteks lokal ataupun

« of 7 »

Nama Indonesia, menurut Prof. Peter Carey, di dalamnya telah terkandung makna sebuah kebangsaan yang dibingkai secara politis sebagai bentuk kebangkitan perlawanan terkait dengan kolonialisme. Kebangkitan itu dapat dilihat dengan figur seperti Pangeran Diponogoro dan diteruskan oleh pendiri-pendiri bangsa seperti Bung Hatta, Bung Karno dan lain-lain. Di samping itu. Prof. Carey juga mengingatkan perlunya bagi kita membangun sebuah ingatan bersama terkait dengan sejarah kebangsaan yang mudah diakses oleh khalayak dengan menggunakan bantuan teknologi virtual. Hal itu juga dapat bermanfaat sebagai sarana promosi kekayaan kesejarahan dan kebudayaan yang kita punyai kepada dunia global, dimana pada akhirnya hal itu dapat berimbas pada meningkatnya pendapatan negara.

Acara yang terbuka untuk umum ini dimoderatori oleh Dr. Fristian Hadinata, M.Hum. yang merupakan staf pengajar Program Studi Ilmu Filsafat.

Related Posts