Tim Pengabdi Masyarakat FIB UI Mengembangkan Program Storytelling dengan Nilai Kebinekaan untuk Siswa Sekolah Dasar di Depok

Dengan bantuan hibah Aksi UI Peduli, tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) yang diketuai oleh Sisilia Setiawati Halimi, Ph.D. dari Departemen Linguistik FIB UI menyelenggarakan program “Pengembangan Modul Storytelling dengan Nilai Kebinekaan sebagai Materi Pendamping Pengajaran Bahasa Inggris untuk Siswa Sekolah Dasar di Depok”. Rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dari bulan Juni s.d. September 2018 di Sekolah Dasar terpilih di Kawasan Depok, Jawa Barat.

Di masa kini, dengan pengaruh informasi digital, perolehan anak terhadap berbagai informasi menjadi mudah. Media digital pun seringkali menjadi pilihan anak dalam mendukung pembelajaran. Di sisi lain, isu toleransi yang disebabkan oleh perbedaan budaya, politik, dan kondisi sosioekonomi di tengah masyarakat tidak mereda dan dapat semakin terpicu oleh aktivitas di media sosial dan konten propaganda digital lainnya. Jika siswa sekolah dasar terus-menerus terekspos pada konflik kebencian antarbudaya, sikap tidak toleran dapat tanpa sadar tumbuh dalam diri mereka dan jika tidak dicegah sejak dini, mereka pun di masa depan dapat menjadi pelaku-pelaku kekerasan atau penebar kebencian yang dipicu oleh isu-isu sosial.

Menyadari bahwa konten digital tidak selalu ramah anak, timbul gagasan untuk menyediakan bacaan dengan konten yang aman untuk siswa sekolah dasar. Cerita dianggap sebagai media yang paling tepat untuk menjawab permasalahan ini karena memiliki konten yang menarik sehingga dapat memotivasi sekaligus menantang siswa untuk memingkatkan sikap positif terhadap bahasa, budaya, dan pembelajaran bahasa asing, serta cenderung mengulang kosa kata sehingga dapat menjadi sarana peningkatan kemampuan bahasa asing anak (Ellis & Brewster, 2004, p. 6), dan mengandung nilai-nilai kebajikan secara implisit, misalnya, toleransi (Demircioglu, 2008). Sementara itu, nilai-nila.

« of 5 »

kebinekaan dianggap tepat untuk diajarkan agar siswa sekolah dasar dapat mengembangkan empati sosial dan toleransi antarbudaya dalam dirinya. Pelajaran Bahasa Inggris sendiri, sekalipun telah mulai diajarkan sejak dini di masa kini, tetap menjadi ‘momok’ bagi siswa, apalagi tidak semua siswa sekolah dasar mendapat akses yang besar terhadap bacaan dengan konten yang baik, misalnya karena kurang lengkapnya koleksi perpustakaan sekolah atau tidak adanya pembiasaan membaca di rumah.

Oleh karena itu, tim pengabdi masyarakat FIB UI mengembangkan suatu modul storytelling sebagai pendamping pembelajaran Bahasa Inggris siswa yang bersifat non-digital yang mampu mengasah kreativitas siswa, sekaligus memupuk nilai kebinekaan melalui modul cerita yang disampaikan. Melalui modul storytelling, siswa akan diberikan bukan hanya bacaan yang sarat nilai tetapi juga aktivitas lanjutan yang mengasah kreativitas sehingga membaca cerita dan bercerita menjadi budaya di sekolah maupun di rumah, dan hal ini diharapkan secara tidak langsung menghindarkan anak dari kecanduan akan teknologi komunikasi dan konten-konten yang kurang baik untuk dibaca.

Modul yang dikembangkan bertajuk “Tell Us a Story: A Collection of Stories with Moral Lessons on Unity, Equality, and Harmony for Elementary Students” dan memuat 8 cerita pendek yang mengandung nilai kebinekaan. Cerita ditulis dalam Bahasa Inggris sebagai bahasa tujuan dengan kosa kata yang disesuaikan dengan kemampuan siswa kelas 4 dan 5 sekolah dasar sebagai target peserta. Kedelapan cerita yang berjudul “Pippa’s goal”, “The Camel and the Dove”, “Preparing for the Garden Festival”, “The Crying Bunny”, “Panji’s Birthday”, “Lim and the Prince”, “Little Owl’s First Day of School”, dan “To Think of Others” ditulis oleh Annisaa Paradisa, M.Hum., Anselma Widha Prihandita, S.Hum., Chysanti Arumsari, M.A., Lavinia Disa Winona Araminta, M.A., dan Sisilia Setiawati Halimi, Ph.D. yang mengolah isu perbedaan jender, ras, ekonomi, dan agama melalui karakter manusia maupun hewan.

Related Posts