id
id

Pelatihan Museologi “How to Write Good Musem Label”

Dalam rangka memperingati Hari Museum Internasional yang jatuh pada bulan Mei, Lembaga Kajian Indonesia (LKI) dan Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), menggelar pelatihan di bidang Museologi dengan tema “How to Write Good Musem Label.” Pelatihan ini didasarkan pada masih jarangnya penulisan label koleksi museum yang menarik minat pengunjung untuk membacanya. Label koleksi yang sejatinya dibuat dengan tujuan agar para pengunjung mengetahui dengan jelas informasi dari berbagai koleksi museum, justru pada kenyataannya sering hanya bersifat searah dan cenderung tidak mampu mengakomodir kebutuhan dan minat pengunjung museum. Beberapa peneliti museum mendapatkan fakta bahwa banyak pengunjung tidak membaca label yang tercantum di museum karena berbagai alasan, seperti label terlalu panjang, tampilannya kurang menarik, atau posisinya sulit dibaca.

Dalam rangka menjawab tantangan dan permasalahan dalam pengembangan museum di Indonesia, LKI dan Departemen Arkeologi FIB UI menggelar pelatihan penulisan label koleksi yang diperuntukkan bagi para pegawai museum. Pelatihan yang diadakan di R. 2401 FIB UI ini, menghadirkan para pembicara di antaranya Dr. Ricardus Wiwoho (Praktisi Pemasaran) yang memaparkan tentang bagaimana mengemas label museum yang menarik, sebagai salah satu strategi pemasaran museum; Andi Achdian (Mahasiswa Program Doktor Departemen Sejarah FIB UI-penulis label Museum Munir) yang memaparkan cara membuat label museum yang interpretif dengan berbagai contoh kasus dari beberapa museum di Indonesia; Ajeng Ayu Arainikasih, M.Arts. (Staf Pengajar Departemen Arekologi FIB UI) yang memaparkan bagaimana membuat label museum partisipatori dan label museum untuk anak-anak; dan Theo Meereboer (Freelance Museum Consultant Amsterdam) yang menjelaskan tips dan trik membuat label digital.

Related Posts