Ceramah “Penelitian dan Pelestarian Tradisi Lisan”

tradisilisan1Tradisi Lisan bukan sekedar kekayaan budaya semata melainkan juga identitas yang mempunyai nilai yang sulit ditakar apabila dikomparasikan dengan pemahaman masa kini. Oleh karena itu, pemahaman akan tradisi lisan tidak hanya berkisar tentang pemberian suatu ruang agar tradisi tersebut bisa digelar, tetapi secara tekstual maupun kontekstual, tradisi lisan tersebut juga harus dipahami. Tujuannya adalah agar nilai yang melekat dalam tradisi lisan tersebut bisa dipahami oleh masyarakat di era masa kini.

Sejalan dengan upaya untuk menggali dan meneliti tentang tradisi lisan agar kekayaan budaya di Nusantara tidak musnah, Departemen Susastra Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) bertempat di R.2401 Kampus FIB UI, menggelar Ceramah Ilmiah bertajuk “Penelitian dan Pelestarian Tradisi Lisan,” yang menghadirkan narasumber yaitu Philip Yampolsky, seorang musikolog dari Columbia University, Smiths Sonian Foundation, yang telah puluhan tahun meneliti berbagai genre musik tradisional Indonesia yang kemudian direkamnya dalam bentuk CD, dan Dana Rappaport, seorang Etnomusikolog Prancis yang telah meneliti tentang musik dan tari Sulawesi Selatan yang dikaitkan dengan musik dan tari Indonesia Timur, Kalimantan, dan Sumatera. Kedua narasumber memaparkan pengalaman mereka dalam meneliti kekayaan seni budaya tradisional Indonesia sebagai bagian dari upaya untuk melestarikan tradisi lisan Indonesia. Acara ini dipandu oleh Dr. Pudentia MPSS, staf pengajar Departemen Susastra FIB UI yang sekaligus juga seorang peneliti tradisi lisan dan sekaligus pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Tradisi Lisan, dan dihadiri oleh mahasiswa program pascasarjana FIB UI, serta para peminat dan pemerhati tradisi lisan di Indonesia.

Related Posts